Selasa, 17 Januari 2012

MENGAPA BERSUCI MENGGUNAKAN AIR ?

Oleh : Kang Sofii

Dan Dia-lah yang menurunkan air dari langit, agar kamu dapat bersuci dengannya   -Al-Qur’an-

Bersuci dalam Islam adalah hal yang sangat penting. Islam sangat menganjurkan pemeluknya untuk menjaga kebersihan, itulah sebabnya jika kita membuka kitab – kitab Fiqh maka yang pertama kita temukan adalah Kitab At-Thoharoh ; penjelasan tentang
bersuci. Bahkan secara jelas Rasulullah SAW megungkapkan “kebersihan adalah sebagian dari iman’’. Dalam bersuci ada media yang di gunakan, dan Islam memilih air sebagai alat untuk bersuci, ber-wudlu, mandi, dan istinja’.

 Mengapa menggunakan Air ?
Apa alasan di gunakannya air dalam ritual wudlu, mandi dan menghilangkan najis ? adakah rahasia dibalik air ? kebanyakan Ulama’ seperti Imam Al Haramain, Al Qadhi Husain, dan Al Muzayyadberpendapat bahwa penggunaan iar sebagai sarana bersuci adalah hal yang bersifat dogmatis (ta’abbud). Namun, Al-Ghozali dan Ibnu Shalah ber pendapat bahwa penggunaan air dalah bersifat rasional (ma’qul  al ma’na). karena air memiliki sifat yang tidak dimiliki benda lain.
Dalam kitab I’jaz ‘Ilmy Fi As Sunnah An Nabawiyah, Ahmad Shalih Ridho menjelaskan karakteristik air yang tidak dimiliki oleh benda lain. Di antaranya, air adalah benda yang mengumpulkan segala sifat lembut dan lunak sekaligus memiliki sifat tidak tersusun dari bagian atau komponen tertentu. Air adalah benda yang tidak berwarna. Kalaupun berwarna, warna itu tidak berasal dari zatnya, melainkan berasal dari wadah atau campurannya. Selain tidak memiliki warna, air juga tidak memilik rasa dan bau. Keistimewaan yang lain, air juga merupakan unsur di bumi yang bisa didapati dalam tiga bentuk, yakni padat, cair dan gas.

Pandangan Ilmiah tentang Air
Seorang pakar, Izzanberg melakukan penelitian ilmiah yang menghasilkan kesimpulan bahwa tetesan air yang jatuh ke wajah dan bagian tubuh lainnya sudah mencukupi dan tidak memerlukan alat lain untuk melancarkan sirkulasi darah dan memijit – mijit otot. Para ahli juga meyakini bahwa air memiliki kekuatan magis karena pengaruhnya terhadap otot, syaraf dan suasana kejiwaan seseorang. Oleh karena itu banyak orang yang senang  bernyanyi ketika mandi karena pada saat itu ia merasa santai, rileks dan bahagia. Apa yang di katakan Izzenberg ini bisa menjadi landasan kuat bahwamandi maupun wudlu dengan air bersih dapat menghilangkan rasa marah, tersinggung, dan rasa gelisah yang menimpa seseorang.
Hal ini juga sejalan dengan sabda nabi Muhammad SAW : “Sesungguhnya marah itu dari setan. Dan sesungguhnya setan itu tercipta dari api. Dan api hanya bias di padamkan dengan air. Maka, jika kalian marah, berwudlulah” (HR. Abu Dawud No. 4.786)

Amma Ba’du, pemilihan air sebagai sarana bersuci untuk mendekatkan diri kita sang Murobby adalah sangat tepat. Ya Allah jadikan kami hamba-Mu yang Tawwabin wa mutathohhirin. Wallahu A’lam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar